Dewan Kehormatan Daerah (DKD) memutus Advokat Fredrich Yunadi dipecat sebagai advokat lantaran terbukti melakukan pelanggaran etik. Tapi, Advokat Fredrich angkat bicara mengenai putusan DKD Peradi Jakarta itu, Fredrich menegaskan dirinya masih berstatus sebagai advokat.

Pada Januari 2018 Fredrich dilaporkan oleh sekitar 50 orang klien yang tinggal di rusunawa Kemanggisan ke Peradi. atas kasus penilapan uang Rp 450jt yang diberikan oleh 50 orang kliennya tersebut yang menunjuk Fredrich untuk memenangkan gugatan kepailitan. Akan tetapi, Fredrich tidak memenangkan sengketa dan mengambil uang Rp 450jt tanpa kabar.

Kemudian pada tgl 2/2/2018, Sidang etik digelar dan memutus Fredrich dipecat tanpa mendengarkan keterangan dari pihak Fredrich.

Fredrich tidak mau tinggal diam. Ia menegaskan, dirinya tidak bisa hadir dalam proses persidangan karena ditahan KPK. Ia akan mengajukan banding atas putusan DKD Peradi DKI Jakarta itu.

Frederik yang juga mantan penasihat hukum Setya Novanto menuding KPK turut terlibat dalam upaya pemecatan dirinya sebagai advokat. Ia menuduh KPK telah mengatur skenario agar dirinya dipecat sebagai advokat.

Leave a Reply