Pada akhir-akhir ini, iklim politik dan hukum di Indonesia dihebohkan dengan tindakan hoax oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang sesungguhnya telah melanggar hukum dan membuat gaduh iklim politik negara. Dari permasalahan hoax kemudian memunculkan beragam asumsi, salah satunya mengaitkan issue hoax tersebut, dengan tahun politik pada tahun 2018 untuk pemilihan kepala daerah baik Kota, Kabupaten dan Propinsi, serta memiliki hubungan yang erat dengan pemilihan Presiden di tahun 2019 mendatang. Selain itu juga kelompok yang diduga melakukan hoax sering kali diarahkan pelakunya adalah kelompok dan agama tertentu dikarenakan menggunakan label agama tertentu dalam nama kelompok.

Dari paparan singkat diatas kami dari Komunitas Hukum Bakmi Yanto (KHBY) akan menyelenggarakan kegiatan Dialog Publik yang membahas “ MCA dan Tahun Politik” sebagai tema dialog publik. Menurut Pengacara Hasrul Buamona selaku Ketua KHBY dalam dialog publik  kami mengundang sejumlah pembicara yakni Kombes (Pol) Nanang Juni Mawanto Dir Intelkam Polda Yogyakarta, Ach. Tahir ,SH. LL.M MA Dosen Hukum UIN Sunan Kalijaga, Arga Pribadi Imawan, SIP dari Lembaga Survei Politik PolGov UGM, yang di moderatori oleh Notaris  Ricco Yubaidi,SH. M.Kn ,  yang mana para pembicara sangat mempuni untuk mengurai “MCA dan Tahun Politik” dari perspektif keilmuan dan profesi, yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2018 jam 19.00 Wib- 21.00 Wib bertempat di Bakmi Yanto jl Ipda Tut Harsono 52 Timoho.  Sehingga minimal tujuan utama dapat memberi pendidikan dan informasi yang objektif kepada para hadirin dan masyarakat Jogja secara luas.

Maka dengan ini, kami selaku pengurus Komunitas Hukum Bakmi Yanto mengundang Mahasiswa/i, Advokat, Notaris, Pengusaha dan segenap masyarakat Jogjakarta untuk hadir dalam diskusi terheboh di tahun 2018.

 

Salam

Pengacara HB

Leave a Reply