Pengacara Hasrul Buamona (HB) menyambut baik dan berterima kasih atas sikap bijaksana Rektor UIN Kalijaga Yogyakarta Prof Yudian Wahyudi yang mencabut  Surat Rektor No. B-1301/Un.02/R/AK.00.3/02/2018 tentang Pembinaan Mahasiswi Bercadar dicabut demi menjaga iklim akademik yang kondusif.

Menurut Pengacara HB sikap mencabut SK tersebut harus dilakukan oleh Rektor UIN Kalijaga untuk mencegah tindakan diskriminatif dalam dunia pendidikan, karena akan melanggar konstitusi mahasiswi yang dijamin oleh UUD 1945, Undang Undang Pendidikan Tinggi dan Undang-Undang Hak Asasi Manusia. Apalagi UIN Kalijga adalah kampus negeri yang seharusnya menjadi contoh pendidikan dan menghargai keberagaman dalam dunia kampus itu sendiri. Dikarenakan belum tentu juga mereka yang bercadar adalah bagian dari kelompok radikal, dan kalaupun mereka tergabung dalam kelompok radikal, tidak perlu cara pembinaannya harus di publikasikan di media massa. Menurut Pengacara HB masih banyak cara untuk kemudian membina mahasiswa dan mahasiswi agar terhindar dari kelompok radikal. Salah satu cara yang disarankan oleh Pengacara HB adalah membuat pendidikan PKP Nahdlatul Ulama di kampus tersebut, walau ini pendidikan non formal namun setidaknya telah melindungi mahasiswa dan mahasiswi terhindar dari kelompok radikal, karena hakikatnya mencintai Negara adalah bagian dari Iman (Hubul Wathan Minal Iman). #Mena

Yogyakarta, 11 Maret 2018

                                                                                ttd

Kantor Advokat HB & Partners Attorney at Law

Leave a Reply